Mengapa dalam ibadah banyak pujian dan musik?
BICC Church
Tanggal Pembaruan Terakhir 6 bulan yang lalu
Masuk ke gereja GBI mungkin kaget: ada drum, gitar listrik, jemaat tepuk tangan, bahkan menari. Apakah ini gereja atau konser?
Musik dalam ibadah bukan untuk hiburan, tapi untuk Ekspresi Kasih.
Alkitab (khususnya Mazmur 150) memerintahkan kita memuji Tuhan dengan segala alat musik, sorak sorai, dan tarian.
Kata-kata saja seringkali tidak cukup untuk menggambarkan betapa hebatnya Tuhan. Musik membantu jiwa kita terhubung dengan emosi ilahi.
Di GBI, pujian (Praise) berfungsi sebagai:
1. Proklamasi: Saat kita nyanyi "Tuhan Dahsyat", kita sedang memproklamirkan iman kita.
2. Peperangan Rohani: Pujian meruntuhkan tembok beban di hati.
3. Persiapan: Musik "membajak" tanah hati kita supaya siap ditaburi benih Firman Tuhan.
Jangan kaku. Tuhan suka melihat anak-anak-Nya bersukacita. Kalau di stadion bola kita bisa teriak gol, masa di rumah Tuhan kita diam saja?
Bernyanyilah bukan karena suara Anda bagus, tapi karena hati Anda penuh rasa syukur.
Musik dalam ibadah bukan untuk hiburan, tapi untuk Ekspresi Kasih.
Alkitab (khususnya Mazmur 150) memerintahkan kita memuji Tuhan dengan segala alat musik, sorak sorai, dan tarian.
Kata-kata saja seringkali tidak cukup untuk menggambarkan betapa hebatnya Tuhan. Musik membantu jiwa kita terhubung dengan emosi ilahi.
Di GBI, pujian (Praise) berfungsi sebagai:
1. Proklamasi: Saat kita nyanyi "Tuhan Dahsyat", kita sedang memproklamirkan iman kita.
2. Peperangan Rohani: Pujian meruntuhkan tembok beban di hati.
3. Persiapan: Musik "membajak" tanah hati kita supaya siap ditaburi benih Firman Tuhan.
Jangan kaku. Tuhan suka melihat anak-anak-Nya bersukacita. Kalau di stadion bola kita bisa teriak gol, masa di rumah Tuhan kita diam saja?
Bernyanyilah bukan karena suara Anda bagus, tapi karena hati Anda penuh rasa syukur.
