Apakah ibadah online sah? Bagaimana sikap GBI?

BICC Church

Tanggal Pembaruan Terakhir 6 bulan yang lalu

Sejak pandemi, ibadah online jadi tren. "Enak ya, bisa ibadah sambil rebahan pakai daster."

Secara teologis, ibadah online itu Sah. Tuhan tidak dibatasi tembok atau sinyal internet. Di masa darurat (sakit, bencana), ibadah online adalah solusi anugerah.

Namun, sikap hati kitalah yang menentukan kualitas ibadahnya.

Kalau ibadah online sambil main game atau masak, itu namanya menonton, bukan beribadah.
GBI mendorong: Jika Anda sehat dan situasi memungkinkan, kembalilah Ibadah Onsite (Fisik).

Kenapa? Karena ada unsur "persekutuan tubuh" yang hilang di layar. Kita tidak bisa bersalaman, tumpang tangan, atau merasakan atmosfer hadirat Tuhan bersama-sama lewat Zoom. Manusia makhluk sosial yang butuh kehadiran fisik.

Gunakan online sebagai sarana darurat, tapi jadikan onsite sebagai kerinduan utama.

Apa artikel ini membantu?

0 dari 0 menyukai artikel ini