Mengapa Allah izinkan penderitaan di dunia?
BICC Church
Tanggal Pembaruan Terakhir 6 bulan yang lalu
Alkitab tidak menutup mata terhadap penderitaan. Penderitaan ada bukan karena Tuhan jahat, tapi karena dosa telah merusak dunia yang awalnya sempurna (Kejadian 3). Manusia memilih jalannya sendiri, dan konsekuensinya adalah kerusakan di alam dan moral.
Namun, kabar baiknya: Tuhan tidak diam.
1. Dia ikut menderita: Di kayu salib, Yesus merasakan sakit fisik dan penolakan terdalam. Dia mengerti rasanya menderita.
2. Dia membatasi dan mengubahnya: Tuhan sanggup membalikkan keadaan buruk menjadi kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya (Roma 8:28). Banyak kesaksian jemaat kami yang mengalami sakit atau bangkrut, justru menemukan kekuatan baru dan pemulihan karakter lewat masa sulit itu.
3. Ada akhir yang indah: Penderitaan ini sementara. Janji Alkitab di Wahyu 21:4 adalah suatu hari nanti "Ia akan menghapus segala air mata," tidak ada lagi maut atau dukacita.
Bagi Anda yang sedang menderita, Tuhan tidak menawarkan penjelasan filsafat yang rumit, melainkan kehadiran-Nya. Dia berbisik, "Aku bersamamu melewati badai ini."
Jangan biarkan penderitaan membuat Anda lari dari Tuhan, tapi biarlah itu membuat Anda lari kepada Tuhan.
